Pages

Sunday, January 08, 2012

Saturday, January 07, 2012

4:45 AM

sejenak, aku diingatkan oleh perasaan. bukan tentang kamu, dia, dan bahkan mereka. tapi tentang ayah.

selamat pagi, Ayah. Kau bisa melihatku dari langit sana? lihat, aku sudah dewasa! mungkin tak seperti bayanganmu, tapi aku selalu berusaha menjadi sepertimu. kebodohan yang aku buat sudah tak bisa ku hitung dengan jari. bahkan banyak yang menyebutku tak tau diri. ah, aku tak peduli. aku tak peduli dengan segala caci maki! manusia sempurna itu hanya ilusi!

Kau mau mendengar cerita anak bungsumu? mau ya, Ayah? aku tidak lagi punya tempat untuk menyandarkan kepala. Ibu? Ibu sehat, ayah. tapi aku hanya tak mau menambah beban hidupnya dengan cerita sampah dari anaknya. meski sudah dewasa, tapi tingkahku layaknya anak berusia lima. apa, Ayah? bangga? Kau bangga? jangan menyindirku, Ayah. aku tak punya sesuatu pun untuk Kau banggakan. aku hanya merasa hidupku sebagai beban. aku malu!

pekerjaanku, ayah? bagi sebagian orang mereka berkata "mau jadi apa kamu ngeband mulu?". tapi aku tau, ini bakat darimu. tulisan ini pun hadir karena hobimu membaca. aku ingat kau pernah membawaku ke perpustakaan -yang sekarang aku menjadi membernya- dan kau membawa pulang banyak sekali buku untuk dibaca. aku membacanya meski tak tau apa yang dimaksudkan. hahaha.. kenangan itu masih ada. dan akan selalu ada.

jodoh? mungkin sebaiknya aku tak menceritakannya di sini. bisa jadi tertawaan aku. nanti kita bertemu saja di alam mimpi.

Kau baik² kan, ayah? aku selalu mendo'akanmu. tidak pernah lupa sedetik pun! oh, meski sudah terlambat 2 bulan, anakmu tak akan lupa tanggal di mana Kau lahir. Selamat Ulang Tahun, Ayah! temanku pun berulang tahun di tanggal yang sama. mungkin dia malu kalau saja aku sebut namanya. hahaha..

mataku berat, Ayah. tampaknya kantuk mulai mengganggu kita. tak apalah, tanpa dia kita juga tak bisa bersua.

baiklah, Ayah. aku kembali dulu ke social media. iya, aku punya banyak teman di sana. mungkin nanti Kau bisa mengenalnya. sampai jumpa, Ayah.

5:19 AM

posted from Bloggeroid

Tuesday, December 20, 2011

#LukaItuSederhana: Melihatmu tersenyum lepas saat menatapnya, misalnya.

#LukaItuSederhana: kau terlihat lebih bahagia saat jemari mungilmu bertautan dengannya daripada bertatap muka denganku, misalnya.

#LukaItuSederhana: Mendengar ceritamu tentangnya, misalnya.

#LukaItuSederhana: saat kau tau aku lebih lebih lebih mencintaimu daripadanya dan aku hanya seonggok bangkai dihadapanmu.

#LukaItuSederhana: mencintaimu secara diam-diam, tanpa pernah meninggalkan dia.

#LukaItuSederhana: kugenggam tangannya dan kusebut namamu.

#LukaItuSederhana: berpura² tidak mencintaimu di depannya.


ini semua karya saya berbalas dengan @msv_tha :P
kalo punya yg kaya beginian, mention saya aja di twitter. ntar saya masukin lagi plus saya kasih sumbernya kok :)

posted from Bloggeroid

Wednesday, December 14, 2011

Rabu, 14 Desember 2011, 03:32 PM

saya cuma mau playing lagunya R.E.M disini.

sedih, sedih saat kita nyalain TV beberapa hari lalu. ada mahasiswa dari UBK (Univ. Bung Karno, cmiiw) yang melakukan aksi protes dengan bakar diri karena kekesalannya terhadap pemerintah negeri ini. ya, sejak kejadian itu nama Sondang Hutagalung menjadi pembicaraan di Indonesia. terlebih di kalangan mahasiswa.

saya marah, benci, kecewa. semuanya campur aduk. saya bukan mahasiswa, bukan pula seorang aktivis yang bisa berteriak lantang menentang ketidakadilan. saya cuma laki-laki biasa. pun saya tidak memiliki keberanian seperti Sondang Hutagalung. tapi saya punya hati. dan saya pikir semuanya setuju kalo itu yang tidak dimiliki pemerintah kita.

bagaimana bisa segerombol makhluk berakal masih bisa berebut kekuasaan, uang, dan segala macam hal busuk. sementara di sudut lain dari negeri kaya ini masih banyak yang tidak mendapatkan makanan cukup dan layak. mendapat pendidikan yang setara dengan pusatnya. dan segala macam kekurangan lainnya. masih pantaskah mereka berteriak mengakui "saya ini manusia!"???

tidak, saya tidak membenarkan perbuatan Sondang Hutagalung. dan juga tidak akan menyalahkan. bagaimana mungkin saya berani menyalahkan saat seorang Sondang Hutagalung mempertaruhkan nyawanya, dan saya hanya berteriak melalui tulisan² tak bermakna? PENGECUT!

perbuatan Sondang Hutagalung pun melahirkan pro kontra. banyak yang menghujatnya -karena menurut mereka perbuatannya itu teramat bodoh-, dan tidak sedikit yang menganggapnya pahlawan. tapi Tuhan sudah mengetukkan 'palu'NYA, dan tidak ada satu makhluk pun yang bisa mencegah. Sondang Hutagalung dipanggilNYA. teriakannya tidak lagi bisa didengar oleh keluarga, kawan, atau bahkan mungkin musuhnya. dia abadi dikenang atas 'jasa'nya berani menentang ketidakadilan di negeri ini.

selamat jalan, kawan. saya tidak mengenalmu, demikian pula sebaliknya. semoga teriakanmu dari kobaran api itu bisa membangkitkan keberanian kami yang padam. apimu akan melahirkan lebih banyak lagi Sondang Hutagalung.

posted from Bloggeroid

Wednesday, October 19, 2011


halo, udah lama ga posting. janji saya soal lebaran juga gagal. mohon maaf. mampet ide menulis, jadinya ya gitu deh.

oke, ini postingan berdasar pengalaman 5 hari (12-17/10/2011) di Pulau Garam. yap! Madura. saya lagi ada kerjaan disana. dari Surabaya via Jembatan Suramadu ga sampe satu jam juga udah sampe. laen cerita kalo naek kapal dari pelabuhan Tanjung Perak. kita harus nunggu antrian kapal feri buat kesananya.
saya brangkat dari Surabaya tanggal 12 sore, sekitar jam 6 lah. naek motor! iya, motor! dishub sialan. ini pengalaman pertama ke Madura naek motor. pertama kali juga lewat Suramadu. yang dulu udah pernah via kapal feri. jadi ini perjalanan ke Madura yang ke 2 kali. pertama lewat Suramadu, yang kebayang adalah adegan kecelakaan pertama di film Final Destination 5. parah banget kan? Suramadu di malam hari bagus. lampu² yang ngehias itu kaya ngehibur kita di 15-20 menit perjalanan ke Madura. sayangnya beberapa spot ada yang penerangannya hilang. oknum yang tidak bertanggung jawab, biasalah. yang begitu ada dimana².
sekitar 15 menitan saya udah sampe di pulau seberang. kesan pertama, SURAM. yap , penerangan minim banget. apa kerja pemerintah daerah??? korupsi aja digedein, kawasan pinggir kaya gini ga diurusin. sakit jiwa.
setelah nyeberang dari Suramadu, kita cuma dapet pedagang souvenir di pinggir jalan. selebihnya sawah! saya kira setelah sampe langsung ada kota. ternyata ke kota harus nunggu lagi 20 menit. kota pertama dari Madura itu Bangkalan. oh iya, Madura ini dibagi jadi 4 kabupaten. kalo kita runtut dari barat ke timur:
  1. Bangkalan.
  2. Sampang.
  3. Pamekasan.
  4. Sumenep.
karena ini urusan kerjaan, jadi ga sempet muter² Bangkalan. saya juga harus ngejar waktu ke Sampang yang kira² makan waktu 1,5-2 jam perjalanan. bukan apa², perjalanan dari Bangkalan ke Sampang waktu malam hari itu semacam uji nyali. bukan masalah setan ato demit, tapi yang lebih sempurna dari itu, manusianya. ada daerah di Bangkalan yang disitu nyebutnya Gunung Geger. sebenernya kalo diperhatiin, Madura ga punya gunung. mereka berbukit. salah persepsi aja.
dan sesuai dugaan saya, ini pulau emang ga keurus. penerangannya pelit banget. padahal jalanannya jelek dan banyak banget truk gede². jadinya kita juga ketar-ketir di perjalanan. bener aja, di daerah Gunung Geger itu penerangan cuma dari lampu motor/mobil dan remang² lampu dari rumah penduduk. mau ga mau kan kita musti was-was dari kejahatan. gampang banget kalo mo ngerampok ato kriminal laennya. setelah 2 jam perjalanan, akhirnya touchdown juga di Sampang. dan dari 5 hari disana, saya menyimpulkan beberapa hal:
  • Madura itu bukit. dan bukitnya bukit kapur. jadi panasnya ya banget. cuma disini anginnya ga kira². makanya ga ada yang make rok rumbai² :D
  • 5 hari di Sampang, saya nemu 1 doang anak yang make kacamata. selebihnya kacamata gaya. disini bisa disimpulkan 2 kondisi +-
  • + mereka punya gen mata yang baik. karena di Sampang ini jalanan kota lempeng aja. belok²nya jarang. jadi mereka butuh penglihatan tajam,
  • - mereka jarang/ga suka baca. matanya ga pernah dipake buat ngegali informasi via membaca. makanya SDM ketinggalan JAUH BANGET ama Surabaya yang jaraknya cuma beberapa jam aja dari situ. beda sama daerah di sekitaran Jakarta.
  • anak mudanya gila perhatian banget. ini merujuk dari yang mereka lakukan buat narik perhatian cewek. orang dari kota besar akan mengatakan norak buat kelakuan anak² mudanya. tapi ya ga 100% begitu, kebanyakan.
yah, cukuplah cerita 5 hari dari Madura. saya disana kerja, jadi jangan tanya soal tempat wisata!
oh iya, TOLONG GARIS BAWAHI INI YA. ini cuma pengamatan 5 hari dan dari opini saya sendiri. saya tidak bermaksud mendiskreditkan anak² muda Madura yang bertingkah seperti itu. yang jadi sarjana dan berperilaku sewajarnya juga banyak. jadi kalo kalian ga setuju/ga suka silahkan komentar dan tunjukkan kata² saya yang kalian anggap menyerang. nanti saya bisa revisi ato menghapusnya.

terima kasih sudah membaca.

Sunday, August 21, 2011


selama ini kita tau kata followers buat para copycat yang ngejiplak para idolanya. tapi sejak 2007 kmaren, muncul twitter yang menggunakan kata followers ini buat nampilin berapa banyak orang yang "ngefollow" kita. yah, uda pada tau lah maksudnya apa. yang membedakan adalah, ga semua orang yang ngefollow sesuatu trus dijiplak abis apa² aja yang uda dilakuin oleh followingnya. contoh:

saya ngefollow si A. si A suka makan ayam hidup². saya sebagai manusia yang punya prinsip dan kepribadian, ga akan meniru si A buat makan ayam hidup². saya lebih suka digoreng. di primarasa tuh, enak banget. berapa ya seporsi?

cukup begitu contohnya? mau lagi? oke..

contoh lain. saya follow emon. di kehidupannya, emon kalo make CD dibolak-balik, side A/B. ganti CD bisa seminggu sekali. saya sebagai makhluk sosial ga akan melakukan apa yang dilakukan emon. karena yang dilakukan emon bertentangan dengan prinsip saya, cogito ergo sum. selain bau, gatal pada kemaluan akan sangat memalukan. so emon, plis ganti CD lu yah. #emonsayangmamak kan?

itu barusan 2 contoh follower seperti saya. nah, tapi ada tipe followers yang ngejiplak total abisss apa² yang dilakuinnya followingnya. apapun yang dilakukan/diketik followingnya, dia tiru abis²an tanpa malu. saya bahkan ragu orang² begini ini punya kemaluan. apa ya, semacam krisis identitas begitu. macem band yang bilang begini pas diwawancara, "kami akan melakukan apapun agar bisa diterima pasar."

saya pun ga lepas dari meniru, meniru orang tua saya sendiri. karena idola kita semua ya orang tua toh? saya meniru Rasulullah pun. bukankah pada diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik?

meniru itu tidak dilarang, pun tidak berdosa selama meniru sisi baiknya. tapi kalo dengan meniru kita jadi kehilangan jati diri kita sendiri, saya lebih baik dikatain cupu daripada harus meniru yang saya sendiri ga nyaman menirunya. tapi ya terserah kalian juga. itu FREE WILL kalian. saya, kamu, kalian ga berhak ngatur apa² yang kita mau pake. cukup tau aja, generasi peniru ga akan pernah bisa maju melebihi generasi pencipta. jadi, daripada kita meniru sesuatu, kenapa bukan kita menciptakan sesuatu untuk ditiru? saya, kamu, kalian semua PASTI bisa. saya yakin. tinggal kita sadar apa ga potensi kita kearah sana udah digali apa belum. tekad buat kearah sana uda ada apa belum. kalo kita punya potensi tapi ga punya niat/tekad? ya kaya pake baju tapi ga pake celana. you're going NOWHERE. kalo mau, apa aja bisa dilakuin kalo kita punya niat.
silahkan, silahkan meniru selama itu baik dan ga ngilangin identitas asli. tapi kalo dengan meniru bahkan orang tua kita ga ngenalin anaknya sendiri, STOP! itu uda kelewat batas. jadi diri sendiri itu ga salah. kita cukup tunjukin hal terbaik yang bisa kita lakuin. buat orang tua dan sekitar kita bangga sama apa yang udah kita lakuin, BUKAN dengan meniru.

sudah ya, disini udah mau buka puasa. saya siap² dulu

Saturday, August 20, 2011



hai..
kali ini saya mau ngebahas soal WARTEL. menurut EYD, Ejaan Yang Disemvurnakan, wartel adalah makanan kelinci (itu WORTEL!). #abaikan ini pembaca.

wartel adalah singkatan. yang kepanjangannya adalah warteeeeeeeeeeeellllllllll. becanda. wartel itu WARUNG TELEKOMUNIKASI. which is, warung/tempat nongkrong buat berkomunikasi. jadi, warteg, warnet, ato bahkan warkop, juga merupakan subbab dari wartel. toh melalui mereka kita juga berkomunikasi. tentunya ga via telpon yah!

kenapa tiba² saya tertarik ngebahas ini? tadi, pas mo buka puasa, saya beli rokok di tetangga. nah, pas di sebelah toko meracang ini ada wartel. yang buat saya, bersejarah. coba tengok di sekitar kalian, pasti ada 1 ato 2 wartel di deket rumah kan? ya, wartel pas saya masih SMP/SMA dulu sedang berada di puncak kejayaan. keluar rumah berapa ratus meter, pasti nemu wartel. saya sering menghabiskan uang jajan dimasa itu buat telpon pacar/gebetan. karena, telpon rumah dikunci. sebabnya, saya membengkakkan tagihan! :))
ntah itu 5-10rb. tapi saya merasa duit saya lebih banyak dihabiskan untuk ini daripada rokok.
menurut saya pribadi, usaha wartel ini ga terlalu mahal kayanya. kita cukup nyisain rumah beberapa meter buat biliknya. minimal type 45 kali yaaahhh. bikin bilik semau anda ada berapa, trus ke TELKOM buat daftar. iya! ke TELKOM! dulu saya pnah dempetan ama ibu² yang marah² ke PLN karena mo telpon sodaranya ga nyambung². bikin wartel ga serumit kasus nazaruddin ato century, karena kita ga perlu berhadapan dengan interpol ato mavia (mafia!) pajak.

tapi tengoklah sekarang, apakah wartel² di sekitar kalian seramai dulu? di tempat saya, hmm..... kira² ada 5-6 lah dalam radius 100m. dan, MEREKA SEMUA BANGKRUT! wtv?! iya, bangkrut. kasian tentunya. mereka bikin usaha ini juga pake duit, dan berharap bisa jadi pasif income waktu pensiun. tapi mau gimana? teknologi uda ngancurin mimpi pengusaha wartel. cellphone, musuh para pengusaha wartel. mungkin pada saat itu, cellphone masih barang mahal. lalu pas saya masih kelas 1 SMA kalo ga salah, seorang teman menunjukkan cellphone yang saya blon pnah liat. aneh, nomernya ga diawali dengan 081. "apa ini?" tanya saya. "ini flexi." dia menjawab. oh, jadi ada teknologi baru bernama flexi. awalnya saya ga tau kalo flexi itu milik telkom sendiri. akhirnya saya mulai berpikir, kenapa toket julia perrez bisa SEGEDE itu?

no! vokus! vokus!

jadi, apakah telkom me-regenerasi teknologinya untuk mencari keuntungan pribadi? dengan adanya flexi, tentu saja para pengusaha wartel bangkrut. seperti kita tau, harga handphone flexi bisa dijangkau dengan ratusan ribu saja. lalu, gimana ama pengusaha wartel? gigit jari. mereka yang awalnya mendapat masukan dari usaha wartelnya, sekarang mulai kegusur dengan kehadiran vleksi (fffffffffffleksi, monyong!). akhirnya, saya muter ngeliatin wartel² yang dulu pernah saya singgahi untuk bercinta. nasibnya? 100% sama kaya wartel deket rumah. tutup a.k.a bangkrut. bahkan saya sempat menyapa mbak yang punya wartel, ntah dia inget ga kalo saya langganannya (ga enak ya bacanya? langganan). tragis memang, mereka dikhianati bos mereka sendiri demi keuntungan pribadi. dan sepertinya ga cuma bisnis wartel aja. selama manusia masih dikuasai ama yang namanya serakah dan rakus, yang kaya begini ga bakal ilang. lingkaran setannya terus jalan.

ah, nostalgia banget ngeliatin mantan² wartel itu. saya ga perlu jauh² dan mahal² kalo pengen inget jaman SMP/SMA pacarannya gimana.

"terima kasih, wartel. kamu sempat mengisi hidup saya lewat bilik 1x2.
mungkin gagang telponmu bau nafas berbagai macam makhluk hina dan jelita.
tapi tidak bisa dipungkiri, melaluimu kami menyampaikan berita.
dan cinta.."

what? ngerasa aneh sama judul saya? pun sebaliknya saya. itu bukan sengaja typo (tau kan apa typo?), tapi itu "kesalahan" dari seseorang di twitter yang dirituit ama following saya. saya cerita singkatnya aja yah..

"Ya Allah Ya Robb, hamba tidak bermaksud menggunjing. ampuni dosa hamba jika ini nantinya menjadi fitnah atau gunjingan. itu diluar perkiraan hamba. ampuni hamba Ya Allah. amiin.."

jadi begini, tau ahmad dhani kan? iya, itu. dedengkot RCM yang na'udzubillah arogannya. saya ga tau aslinya gimana, tapi itu sesuai sama yang diperlihatkan di TV, ntah itu skenario ato emang bener wataknya. sebenernya saya pun ga peduli.
nah, tadi malem, -/+ jam 12an. si jenglot jantan ini (that's bang demit said :P) ngetwit pepatah² sok bijaknya. iya, sok bijak menurut saya. kalian followersnya pasti tau kan, yang akhiran dari twit²nya ini selalu pake kalimat "Pepatah Pondok Indah" ato "ADP". bagi kami @TheKampreters (oke, saya bukan kampret. saya cuma follow mereka), adp ini macam.. hm.. apa ya yang tepat. bullshit? ya, itu aja deh. dia ngomong yang aplikasi diperbuatannya itu nol besar. nah, para kampret ini mulai isengin twit²nya adp dengan cara dan bahasa mereka sendiri tentunya. LALUUUUU.. iya, lalu ada 2 orang bigot adp yang "ketularan" arogannya si adp ini. ada yang bilang "followers belon 2rb blon pantes twitwar ama gw". setan arab, siapa elu?! (coba kalo brani ngomong begitu ke bang hans). ni orang dibully rame² ama kampreters. dan apa? dia ga bisa ngomong apa². diam, layaknya melly goeslaw. adalah anggota kampret @cokietobing yang bikin dia jadi bangke. mungkin bukan cokie ya, tapi saya bacanya begitu :D.

sapa yang satu lagi? nah! disini cerita dimulai. saya juga ga tau kenapa nulis part diatas segitu panjang, padal inti cerita ada disini -___-
adalah anggota kampret @alaqah yang menemukan korban bully yang baru. saya lupa IDnya, kalian kalo tertarik cari aja di twitter saya. saya ngetwit mukanya dia mirip ama pantat saya :)).

ni anak ngereply twitnya alaqah dengan bilang "profokator". iya, p r o F o k a t o r. holy shiiittt! you really don't know how to spell provokator, do you? it's V, like.. Vagina. NOT F. akhir kata, abis deh tuh anak dikerjain. sebenernya ga separah yang kalian bayangin dia dibully macem apa. kita cuma maen kata doang. ujungnya juga kita maen kata sendiri. hmm.. kita nuker huruv f ama v dan sebaliknya, b ama v.. trus apalagi gitu, saya lupa. tapi yang inti ya yang pertama. v ---> f ---> v. buat yang ga paham guyonan kampret, hal ini ga lucu. sama kaya kalian baca bukunya @Poconggg. ga ada lucunya sama sekali. itu bagi yang ga ngerti. tapi bagi yang ngerti guyonan² kampret, +100% bakalan ngakak ampe ngompol. saya sendiri uda diujung banget itu pipisnya. padal lagi antri fecel (PECEL!) buat sahur. orang² yang ikutan antri jadi ngejauh mendadak pas tau saya ketawa dan nahan buat ga ngakak di antrian. *nangis di pojokan*.

coba deh kalian liat followersnya kampreters, minim aja 900an. aje gile, saya aja ga nyampe 100! mungkin mereka ga setenar dude herlino ato ucok baba, tapi mereka tetep aja dianggepnya selebtwit. keterlaluan deh 2011 ga tau selebtwit. kalian JANGAN anggep mereka cuma bisa ngebully orang, tapi mereka kritis ama kejadian² yang lagi hot di Indonesia. ntah itu nazaruddin, ato isu yang paling baru ini, WALIKOTA GOBLOKnya Bogor yang ngelarang ngediriin gereja di jalan yang berbau arab. itu walikota ga punya otak!!! #gasante

itu tadi SINGKAT cerita dari judul saya. terserah mau dinilai macem apa. semuanya relatif selama kita masih di dunia. LOTR dan harpot itu film ga mutu buat saya. iya, buat saya. yang bermutu itu twilight saga ato cloverfield :3

yuk ah..

Wednesday, August 17, 2011


am i? yes. are you? idc :P
yah, ini masalah buat saya. bukan apa², tapi kalo uda badmood, saya lebih seneng sendirian daripada musti "berbagi" ke orang. ntah ya, kayanya uda daridulu begitu. saya sendiri ga tau sejak kapan karakter begini mulai kebentuk, asal ga ngerugiin sekitar aja ga masalah kan? bingung? sama.

ini tadinya juga gapapa, cuman ga tau kenapa kok mendadak jadi badmood (saya ganti jadi bete aja yah). jadi, awalnya tadi pas masih kerja ga masalah. pas pulang itu, "TEK!". ada yang gimanaaaaa gitu sama lingkungan, udah mulai deh betenya. kalo dipikir juga, ga baik sebenernya bete tanpa sebab. ga, lingkungan saya ga akan kena dampak. cuman ya 1 orang aja sih yang ribut karena dicuekin (plis deh ya.). tapi ya itu tadi, saya malah ga nyaman kalo musti cerita ke orang² deket. saya lebih nyaman kalo ceritanya ke orang yang ga knal. kenapa? karena apapun yang keluar dari mulut dia, itu obyektif. saya ga tau dia kaya apa, pun sebaliknya. saya juga ngerasa aman karena "rahasia" saya tetep aman. hello, emang dia mo cerita ke sapa? kenal (deket) juga ga. maksudnya, kita kenal sama ini orang ya sambil lalu. inget sukur, ga inget pun ga ada yang protes.

tapi yang protes juga masuk akal sih (baginya). "susah senang ditanggung bersama."
hahaha, saya maunya ya susah dimakan sendiri aja lah. terlalu kalo susah dibagi². kalo lagi seneng itu baru boleh. etapi ini pendapat pribadi ya, kamu, kalian, mereka ga harus setuju ama saya. personal taste aja sih.

sekian SESUATU dari saya. SESUATU ini bisa disebarkan melalui facebook, twitter, ato heello. uda tau heello blon? sanah cari ndiri, pemalas :D

yuuukkk, mariii. hidup SESUATU! jayalah syahrini!

HEI! ampe lupa! ini 17 AGUSTUS! dirgahayu bangsaku Indonesia! kalo kalian pengen tau tentang "apa itu Indonesia?", coba cari di twitter hashtag #Indonesia66 yah. kalo kurang jelas, cari ID @hansdavidian. dia jurnalis dari The Jakarta Post.
*semoga koruptor dibakar di neraka, amin*

Thursday, August 11, 2011

5cm



halo. apa kabar? gimana puasanya cyin? lancar? Alhamdulillah yah *syahrini's style :D
tadi tiba² keinget ama Donny Dhirgantoro. tau ga nama itu? ato pnah denger selentingannya?
coba deh gugling, kalo kalian book eater pasti tau. itu nama kayanya cukup famous dikalangan book eater macem saya. yap! beliau itu penulis dari 5cm. itu buku sumpah banget kerennya. saya ga pnah bosen baca berkali-kali-kali-kali-kali. apa ya, semacam ada "kekuatan" yang narik kita buat baca buku itu lagi lagi lagi lagi dan lagi. "kekuatan" apa itu? kalo saya boleh jawab, kekuatan mimpi. iya, mimpi. keinginan, hasrat, ambisi ato apapun kalian nyebutnya.

saya bukan mo review ya, cuman cerita dikit aja :P
disini ada 5 tokoh yang nyebut diri mereka Power Rangers. mereka itu adalah:
  1. Genta (yang di buku ini dianggap leader, Ranger Merahnya 5cm.)
  2. Arial (Ranger Hitam. kekar, gede, tinggi, item, paling ganteng di 5cm.)
  3. Zafran (Ranger Biru. seniman, vokalis, designer, dan juga pujangga. biru diartikan blue. iya, hampir sama kaya hidupnya yang "biru". bahasa gaulnya, GALAU.)
  4. Adrian/Ian (Ranger Gendut, M.U, Indomie, anggota terbaru dari Power Rangers.)
  5. Rianti (Ranger Cantik. pinter, cantik, paling cantik diantara 4 ranger lainnya :P)
itu 5 tokoh utama dari 5cm. sebenernya ada juga tokoh tambahan macem Arinda adiknya Arial, Citra temen kantornya Rianti, ato dosen pembimbingnya Ian Pak Sukonto Legowo (bacanya jangan disambung).

jujur, setelah baca novel ini, saya tiba² kepengen naek ke Mahameru. klise banget ya kayanya? tapi beneran deh, sang penulis membuat Mahameru bener² kaya surga dunia. saya yang paling tinggi aja cuman ke genteng tetangga ngejar layangan, jelas banget irinya. sama² di ketinggian, kenapa yang mereka liat edelweis, ranu kumbolo, ranu pane, dll. sedangkan saya? jemuran, kabel listrik yang kelilit benang layangan, dan.. mmm.. kalo beruntung, saya bisa tau warna apa aja dari underwear tetangga yang sexy ituh. buahahahahaha..

back to topic. jadi sebenernya ini novel ngajarin kita b
uat ngejar mimpi kita apapun itu halangan ato rintangannya. tentunya dengan usaha+do'a, karena saya pikir kalian bukan atheis kan? disini orang atheis dijelaskan RUGI BANGET karena ga percaya dan ga punya Tuhan.

yah, singkat kata. saya jatuh cinta banget ama ni novel. dan bener² jadi inspirasi buat saya ngejar yang namanya mimpi. manusia ga punya mimpi, trus buat apa idup? apa motivasi hidup kalian? ga ada hidup yang ga bertujuan, semua kehidupan kan pasti ada tujuannya. jadikan itu mimpi kalian, kejar sampe dapet. kuncinya cuman 2 usaha+do'a. dan ditambah 1 bumbu, NO GIVE UP. NEVER. EVER.

oh, buat yang belum tau sama sekali, ini cover depan 5cm


"Gue nggak mau nyerah... karena gue nggak bisa nyerah...!" - 5 cm.
 
Copyright (c) 2010 Just Read It... Design by Wordpress Themes.

Themes Lovers, Download Blogger Templates And Blogger Templates.